Tiga
abad sebelum sekarang, masing-masing ditandai dengan dominasi yang berbeda.
Abad ke-18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi
industri. Abad ke-19 merupakan jaman mesin uap. Abad ke-20, teknologi radio, tv
dan komputer memegang peranan untuk pengumpulan, pengolahan dan media
distribusi informasi. Abad ke-21 saat ini atau era-informasi, dimana teknologi
jaringan komputer global yang mampu menjangkau seluruh wilayah dunia,
pengembangan sistem dan teknologi yang digunakan, penyebaran informasi melalui
media internet, peluncuran satelit-satelit komunikasi dan perangkat komunikasi
wireless/selular menandai awal abad millenium.
Sejak
me-masyarakat-nya internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh
Microsoft Inc., menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC)
maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network)
sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang mudah dan biasa. Demikian pula dengan
konsep “downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran
belanja (efisiensi anggaran) khususnya peralatan komputer, maka kebutuhan akan
sebuah jaringan komputer merupakan satu hal yang tidak bisa terelakkan.
Jaringan
komputer adalah ”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih, yang terhubung
dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).
Autonomous
adalah apabila sebuah komputer tidak melakukan kontrol terhadap komputer lain
dengan akses penuh, sehingga dapat membuat komputer lain, restart, shutdows,
kehilangan file atau kerusakan sistem.
Dalam
defenisi networking yang lain autonomous dijelaskan sebagai jaringan yang
independent dengan manajemen sistem sendiri (punya admin sendiri), memiliki
topologi jaringan, hardware dan software sendiri, dan dikoneksikan dengan
jaringan autonomous yang lain. (Internet merupakan contoh kumpulan jaringan
autonomous yang sangat besar.)
Dua
unit komputer dikatakan terkoneksi apabila keduanya bisa saling bertukar
data/informasi, berbagi resource yang dimiliki, seperti: file, printer, media
penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk, dll). Data yang berupa
teks, audio maupun video, bergerak melalui media kabel atau tanpa kabel
(wireless) sehingga memungkinkan pengguna komputer dalam jaringan
komputer dapat saling bertukar file/data, mencetak pada printer
yang sama dan menggunakan hardware/software yang terhubung dalam jaringan
bersama-sama
Fungsi
jaringan komputer yang
paling utama adalah sharing resourceatau sumber daya, dimana sebuah
komputer dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer lain yang berada
dalam jaringan yang sama.
Perkembangan
jaringak komputer juga semakin pesat dengan hadirnya berbagai perangkat
teknologi komunikasi. Banyak diantaranya mengintegrasikan perangkat komputer
seperti mikroprosesor, memori, display, storage, dan teknologi komunikasi
ke dalamnya. Hal ini mungkin tidak terbayangkan pada jaman dulu, barangkali
karena komputer yang dapat kita temui saat ini sudah ikut digunakan pada
teknologi jaringan komputer.
Arsitektur
jaringan komputer memiliki karakteristik tersendiri. Karakteristik jaringan
komputer tersebut antara lain sebagai berikut;
1. Jaringan komputer minimal dua buah komputer
2. Terdapat Kartu jaringan (network interface
card / NIC) pada setiap komputer
3. Terdapat konektor atau media koneksi yang
menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya. Konektor ini
biasa disebut sebagai medium transmisi data. Ini bisa berupa kabel maupun
wireless (tanpa kabel).
4. Terdapat software atau perangkat lunak sistem
operasi jaringan, misalnya:
Microsoft Windows 2000 server, Microsoft Windows NT, Novell Netware,
Linux, dan sebagainya.
5. Terdapat peralatan interkoneksi seperti Hub,
Bridge, Switch, Router, Gateway, apabila jaringan yang dibentuk semakin luas
jangkauannya.
Tiap
komputer, printer atau periferal yang terhubung dalam jaringan
disebut dengan ”node”. Sebuah jaringan komputer sekurang-kurangnya terdiri dari
dua unit komputer atau lebih, dapat berjumlah puluhan komputer, ribuan atau
bahkan jutaan node yang saling terhubung satu sama lain.
Didalam
jaringan komputer dikenal sistem koneksi antar node (komputer), yakni:
PERANGKAT
KERAS JARINGAN KOMPUTER
Pada
Jaringan Internet banyak digunakan alat-alat seperti Hub, Bridge, Repeater,
Switch, Router, dan lain-lain yang berguna untuk menghubungkan
terminal-terminal yang ada didalam jaringan tersebut. Semua peralatan tersebut
bekerja dengan protokol internet
Terminal
Terdapat lima jenis terminal dan keyboard adalah
terminal yang umum dan paling populer.
Terminal Keyboard adalah
terminal input yang sangat populer diantara pemakai komputer. User dapat
menggunakan keyboard mengentri data, memberikan intruksi tertentu untuk
menerbitkan laporan dsb.
Terminal Telephone Tombol :
komputer juga dapat dilengkapi dengan alat respon audio. Dapat mengirimkan
pesan yang dapat didengar oleh pemakai di telephone tombol. Penekanan tombol
digunakan untuk mengirimkan data dan intruksi ke komputer.
Terminal Titik penjualan (point of sale) Kita
juga dapat melihat bagaimana pembaca charakter optik digunakan pada pasar
swalayan. Terminal ini menyediakan cara memasukan data transaksi ke dalam
database pada saat penjuala (point of sale). Karena alasan tersebut terminal
ini dinamakan terminal Point of sale (POS)
Terminal Pengumpul Data. Suatau jenis khusus terminal dirancang untuk digunakan oleh
pekerja pabrik. Alat yang dikenal sebagai terminal pengumpul data (data
collection terminal) digunakan untuk mengumpulkan data, menjelasakan
kehadiran dan kinerja kerja pegawai. Alat OCR digunakan untuk membaca charakter
dan dokument yang menyertai pekerjaan yang berjalan di dalam pabrik.
Terminal khusus yaitu
terminal yang dirancang khusus untuk keperlua tertentu seperti cash
register yang dilengkapi dengan tombol-tombol khusus. Satu tombol untuk
satu jenis penjual
1.
NIC (Network Interface Card)
Kartu jaringan atau Lan card dipasang pada setiap
komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di
pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu
type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan
dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan
jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas
produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network
Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada
mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card
Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan
komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu
jaringan secara on board. Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih
baik menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah
dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.
2.
Hub atau Concentrator
Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak
port untuk menghubungkan Node atau titik sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam topologi
star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua
komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa
hub yang dihubungkan secara up-link.
Port yang tersedia biasanya sampai 8, 16, 24 atau
lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB
10 atau Switch 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan
untuk jaringan berkecepatan maksimal 10 atau 100. Hub ada yang mendukung
pemggunaan kabel coax yang menukung topologi BUS dan UTP yang mendukung
topologi STAR. Namun type terbaru cenderung hanya menyediakan dukungan untuk
penggunaan kabel UTP.
3.
Konektor UTP (RJ-45)
Untuk
menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang
bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang
kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan
peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat
meminta sekaligus pemasang-an pada saat membeli kabel UTP
4.
Kabel UTP
Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP.
5.
Bridge
Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan
yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis
tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang
berbeda. Contoh jaringan yang menggunakan fiber obtik dengan jaringan yang
menggunakan coacial.
Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang
melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan.
Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan
dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.
6.
Switch
Merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua
arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and
forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika
sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum
diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store and forward merupakan
kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum
meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket merlukan waktu, tetapi
proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan
mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan. Dengan Swith terdapat beberapa kelebihan karena semua segmen
jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh. Tidak terbagi seperti share network
pada penggunaan Hub.
7.
Cluster Control Unit
Cluster Control Unit membangun hubungan antara
terminal yang dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan.
Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses
beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula
mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.
8.
Multiplexer
Saat beberapa terminal harus berbagi satu saluran pada
saat yang sama, multiplexer dapat ditambahkan pada tiap ujung. Multiplexer
adalah suatu alat yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan bebrpa pesan
secara serentak. Penambahan multiplexer berdampak seperti mengubah jalan satu
jalur menjadi jalur bebas hambatan dengan beberapa jalur. Pengaturan nomor port dan protokol yang mengirim data pada modul
sofware yang benar didalam host.
9.
Front-end Processor
Front-end Processor menangani lalulintas Jaringan
komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut
dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis
komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah
mainframe yang menjadi host.
Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari
host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host.
Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan
menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal.
Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end
Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan
secara serial ) kecepatan tarnsmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung
secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).
Sebagian front-end processor melakukan message
switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain
tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat
menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor
dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya
nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).
10.
Host
Host mengerjakan pemrosesan data untuk jaringan .
Pesan-pesan yang masuk ditangani dengan cara yang sama dengan data yang di
terima dari unit unit jenis apapun. Setelah pemrosesan pesan dapat
ditransmisikan kembali ke front-end processor untuk routing.
11.
Router
Router tidak mempunyai kemampuan untuk mempelajari,
namun dapat menentukan path (alur) data antara dua jaringan yang paling
eficien. Router beroperasi pada lapisan Network (lapisan ketiga OSI.). Router
tidak mempedulikan topologi dan tingkat acces yang digunakan oleh
jaringan. Karena ia beroperasi pada lapisan jaringan. Ia tidak dihalangi
oleh media atau protokol komunikasi. Bridge mengetahui tujuan ahir paket data,
Router hanya mengetahui dimana router berikutnya ditempatkan. Ia dapat
digunakan untuk menghubungkan jaringan yang menggunakan protokol tingkat tinggi
yang sama. Jika paket data tiba pada
router, ia menentukan rute yang terbaik bagi paket dengan mengadakan pengecekan
pada tabel router. Ia hanya melihat hanya melihat paket yang dikirimkan
kepadanya oleh router sebelumnya.
12.
Brouter
Adalah yang menggabungkan teknologi bridge dan router.
Bahkan secara tidak tepat seringkali disebut sebagai router multiprotokol.
Walau pada kenyataannya ia lebih rumit dari pada apa yang disebut router
multiprotokol yang sebenarnya.
13.
Gateway
Gateway dilengkapi dengan lapisan 6 atau 7 yang
mendukung susunan protokol OSI. Ia adalah metode penyambungan jaringan ke
jaringan dan jaringan ke host yang paling canggih. Gateway dapat digunakan
untuk menghubungkan jaringan yang mempunyai arsitektur berbeda misalnya PC
berdasarkan Novell dengan jaringan SNA atau Ethernet
14.
Modem
Satu-satunya saat modem tidak diperlukan adalah saat
telephone tombol digunakan sebagai terminal. Semua saluran jaringan komputer
lain memerlukan modem pada tiap ujungnya. Modem dirancang untuk beroperasi pada
kecepatan tertentu biasanya 300, 1200, 2400, 4800 atau 96000 bit per detik dan
seterusnya kecepatan modem menentukan kecepatan transmisi data.
ADSL adalah type modem untuk penggunaan accses
internet kecepatan tinggi. Umumnya modem ADSL merupakan integrasi
dari modem, firewall dan ethernet switch serta router dan mungkin juga
dengan transiever.
Modem ADSL bekerja pada frekwensi yang berbeda dengan frekwensi yang digunakan dalam percakapan telephon sehingga saluran telephon dapat digunakan untuk percapapan bersamaan dengan penggunaan transmisi data melelalui modem ADSL.
Modem ADSL bekerja pada frekwensi yang berbeda dengan frekwensi yang digunakan dalam percakapan telephon sehingga saluran telephon dapat digunakan untuk percapapan bersamaan dengan penggunaan transmisi data melelalui modem ADSL.
15.
Radio
Transmisi data juga dilakukan melalui frekwensi radio
seperti yang digunalan pada jaringan perbankan, Travel, warnet. Peralatan ini
masih dikuasai perusahaan penyedia layanan public (provider) seperti PT Lintas
Artha, Indosat, Telkomsel. Fren. Untuk lingkup lebih kecil tersedia werless
untuk pembuatan jaringan lokal tanpa kabel. Misalnya dengan Modem ADSL yang
dilengkapi dengan werless router dapat digunakan untuk jaringngan lokal pada
ruangan. Hanya saja kemampuan werles tidak dapat atau terganggu oleh partisi
terutama partisi beton. sehingga tidak efektif digunakan untuk jaringgan lokal
suatu perusahaan dimana client computer tersebar di dalam ruangan tertutup.
Tiga abad sebelum sekarang,
masing-masing ditandai dengan dominasi yang berbeda. Abad ke-18 didominasi oleh
perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi industri. Abad ke-19
merupakan jaman mesin uap. Abad ke-20, teknologi radio, tv dan komputer
memegang peranan untuk pengumpulan, pengolahan dan media distribusi informasi.
Abad ke-21 saat ini atau era-informasi, dimana teknologi jaringan komputer
global yang mampu menjangkau seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem dan
teknologi yang digunakan, penyebaran informasi melalui media internet,
peluncuran satelit-satelit komunikasi dan perangkat komunikasi wireless/selular
menandai awal abad millenium.
Sejak me-masyarakat-nya
internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft Inc.,
menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan
sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area
Network) menjadi sebuah hal yang mudah dan biasa. Demikian pula dengan konsep
"downsizing" maupun "lightsizing" yang bertujuan menekan
anggaran belanja (efisiensi anggaran) khususnya peralatan komputer, maka
kebutuhan akan sebuah jaringan komputer merupakan satu hal yang tidak bisa
terelakkan.
§ Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah ”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih, yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa
kabel (wireless).
Autonomous adalah apabila sebuah komputer tidak melakukan
kontrol terhadap komputer lain dengan akses penuh, sehingga dapat membuat
komputer lain, restart, shutdows, kehilangan file atau kerusakan sistem. Dalam
defenisi networking yang lain autonomous dijelaskan sebagai jaringan yang
independent dengan manajemen sistem sendiri (punya admin sendiri), memiliki
topologi jaringan, hardware dan software sendiri, dan dikoneksikan dengan jaringan
autonomous yang lain. (Internet merupakan contoh kumpulan jaringan autonomous
yang sangat besar.)
Dua unit komputer dikatakan terkoneksi apabila keduanya
bisa saling bertukar data/informasi, berbagi resource yang dimiliki, seperti:
file, printer, media penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk,
dll). Data yang berupa teks, audio maupun video, bergerak melalui media kabel
atau tanpa kabel (wireless) sehingga memungkinkan pengguna komputer dalam
jaringan komputer dapat saling bertukar file/data, mencetak pada
printer yang sama dan menggunakan hardware/software yang terhubung dalam
jaringan bersama-sama
Tiap komputer, printer atau periferal
yang terhubung dalam jaringan disebut dengan ”node”. Sebuah jaringan
komputer sekurang-kurangnya terdiri dari dua unit komputer atau lebih, dapat
berjumlah puluhan komputer, ribuan atau bahkan jutaan node yang saling
terhubung satu sama lain. Didalam jaringan komputer dikenal sistem koneksi antar node
(komputer), yakni:
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah
jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer, terhubung langsung
dengan kabel crossover atau wireless atau juga dengan perantara hub/switch.
Komputer pada jaringan peer to peer ini biasanya
berjumlah sedikit dengan 1-2 printer. Untuk penggunaan khusus, seperti
laboratorium komputer, riset dan beberapa hal lain, maka model peer to peer ini
bisa saja dikembangkan untuk koneksi lebih dari 10 hingga 100 komputer.
Peer to peer adalah suatu model dimana tiap PC dapat
memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai
PC lain, Tidak ada yang bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi
dan penggunaan resource komputer yang terdapat dijaringan, dengan kata lain
setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server pada periode yang
sama.
Misalnya terdapat beberapa unit komputer dalam satu
departemen, diberi nama group sesuai dengan departemen yang bersangkutan.
Masing-masing komputer diberi alamat IP dari satu kelas IP yang sama agar bisa
saling sharing untuk bertukar data atau resource yang dimiliki komputer
masing-masing, seperti printer, cdrom, file dan lain-lain.
Gambar Peer to peer
Client Server merupakan model jaringan yang menggunakan
satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan resource-nya kepada
komputer lain (client) dalam jaringan, server akan mengatur mekanisme akses
resource yang boleh digunakan, serta mekanisme komunikasi antar node dalam
jaringan.
Selain pada jaringan lokal, sistem ini bisa juga
diterapkan dengan teknologi internet. Dimana ada suatu unit komputer) berfungsi
sebagai server yang hanya memberikan pelayanan bagi komputer lain, dan client
yang juga hanya meminta layanan dari server. Akses dilakukan secara transparan
dari client dengan melakukan login terlebih dulu ke server yang dituju.
Gambar Client Server
Client hanya bisa menggunakan resource yang disediakan
server sesuai dengan otoritas yang diberikan oleh administrator. Aplikasi yang
dijalankan pada sisi client, bisa saja merupakan resource yang tersedia di
server. namun hanya bisa dijalankan setelah terkoneksi ke server. Pada
implementasi software splikasi yang di-install disisi client berbeda dengan
yang digunakan di server.
Jenis layanan Client-Server antara lain :
1.
File Server :
memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
2.
Print Server : memberikan layanan fungsi pencetakan.Database Server : proses-proses fungsional
mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta
pelayanan
3.
DIP (Document
Information Processing) : memberikan pelayanan fungsi penyimpanan, manajemen dan
pengambilan data
Kelebihan Jaringan Pear To Pear
§ Implementasinya murah dan mudah
§ Tidak
memerlukan software administrasi jaringan yang khusus
§ Tidak
memerlukan administrator jaringan
Kekurangan Jaringan Pear To Pear
§ Tingkat keamanan rendah.
§ Tidak ada yang memanajemen jaringan.
§ Pengguna komputer jaringan harus terlatih mengamankan
komputer masing-masing.
§ Semakin banyak mesin yang disharing, akan mempengaruhi
kinerja komputer
v Kelebhan Client Sever
§ Mendukung
keamanan jaringan yang lebih baik
§ Kemudahan
administrasi ketika jaringan bertambah besar
§ Manajemen
jaringan terpusat
§ Semua
data bisa disimpan dan di backup terpusat di satu lokasi
Kekurangan Client Sever
§ Butuh administrator jaringan yang profesional
§ Butuh perangkat bagus untuk digunakan sebagai
komputer server
§ Butuh software tool operasional untuk
mempermudah manajemen jaringan.
§ Anggaran untuk manajemen
jaringan menjadi besar.
§ Bila server down,
semua data dan resource diserver tidak bisa diakses
JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM
TERDISTRIBUSI
Sebelum
jaringan komputer popular, user komputer pernah mengenal sistem terdistribusi.
Terdapat hal yang cukup membingungkan dalam pemakaian istilah jaringan komputer
dan sistem terdistribusi (distributed system).
Persamaannya
adalah keduanya merupakan sekumpulan komputer yang saling terkoneksi dengan
dengan media transmisi yang relatif tidak jauh berbeda, sama-sama harus
memindahkan file. Perbedaan yang lebih spesifik antara Jaringan Komputer
dan Sistem Distribusi sbb:
1. Perbedaan Jaringan Komputer
§ Komputer
yang terhubung merupakan gabungan yang terdiri dari beberapa workstation atau
juga gabungan komputer server dan client
§ Beberapa komputer terhubung agar dapat sharing, namun tiap
pekerjaan ditangani sendiri sendiri oleh komputer yang meminta dan dimintai
layanan.Server hanya melayani permintaan sesuai antrian yang sudah diatur
sistem.
§ Kualitas
komunikasi data dipengaruhi oleh media transmisi yang digunakan.Lamanya suatu
proses dipengaruhi oleh spesifikasi hardware masing-masing station yg meminta
layanan. User dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung (di komp station
atau di server).
§ Metode
komunikasi antar komputer dengan model Peer to Peer atau Client Server
§ Masing-masing
node atau workstation (pada metode peer to peer) tidak membutuhkan komputer
server khusus untuk menangani seluruh pekerjaan.Antar node bisa saling bertukar
file atau resource yang dimiliki, sesuai keinginan/permission yg diatur pemilik
komputer.
§ Masing-masing
user disetiap workstation (client) sadar betul akan proses yang sedang terjadi
apabila ia meminta layanan atau mengirimkan data keserver.User secara explisit
(nyata) harus “login” pada server, kalau ingin memanfaatkan resource yang
dimiliki oleh server. Secara explisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara
explisit memindahkan file-file, namun secara umum menangani sendiri seluruh
manajemen jaringan.
§ Tiap
user memiliki identitas & password yang unik untuk dapat login serta
menggunakan resource yang terdapat di server.Umumnya user tidak bisa
menggunakan ID yang sama, untuk login ke server, namun policy seorang Admin
dapat merubah aturan ini agar sebuah ID dapat digunakan bersama-sama secara
terbatas.
§ Keberadaan
sejumlah komputer dalam jaringan tidak harus transparan disatu lokasi, sehingga
secara fisik tidak dapat dilihat oleh user lain yang berada dalam jaringan.
§ Spesifikasi hardware server tidak harus lebih baik dari hardware
client
§ Merupakan
sistem yang menggabungkan kinerja perangkat dan aplikasi dari physical layer
sampai dengan application layer.
2. Perbedaan Jaringan
Distribusi
§ Komputer
yang terhubung terdiri dari host (komputer utama) dan terminal-terminal
(komputer yang terhubung dengan komputer host).
§ Beberapa
host komputer terhubung agar dapat mengerjakan sebuah atau beberapa pekerjaan
besar bersama.Host melayani beberapa terminal dan melakukan proses berdasarkan
input dari terminal-terminal.
§ Kualitas
komunikasi data dipengaruhi oleh sistem. Lamanya suatu proses tergantung Sistem
Operasi yang akan memilih prosesor komputer mana yang akan digunakan. User
tidak dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung di host.
§ Metode komunikasi antar komputer tersentralisasi (terpusat pada
komputer utama/host)
§ Masing-masing
terminal membutuhkan host (komputer utama) untuk dapat aktif melakukan
pekerjaan dan berkomunikasi dengan terminal lain.Antar terminal tidak dapat
saling sharing file atau resource tanpa campur tangan host (supervisor host).
§ Masing-masing
user disetiap terminal tidak dapat menyadari proses yang berlangsung pada
sistem User tidak perlu melakukan pekerjaan secara explisit, karena semua
proses dan manajemen dilakukan/ ditangani secara otomatis oleh sistem tanpa
diketahui user. Meskipun secara umum seorang user pada tiap terminal juga harus
login untuk bisa memanfaatkan resource host.
§ Tiap
user juga memiliki ID dan password untuk dapat login ke host & menggunakan
resource yang disediakan.Umumnya beberapa terminal dapat menggunakan ID yang
sama untuk login ke komp host, namun Admin/Supervisor sistem dapat merubah
dengan hanya mengijinkan satu ID untuk tiap terminal
§ Keberadaan
sebuah atau sejumlah komputer atau terminal autonomous, bersifat transparan
(jelas) bagi user, biasanya berada dalam suatu area lokasi.
§ Spesifikasi
hardware host (komputer utama) harus lebih baik dari terminal
§ Merupakan
suatu sistem perangkat lunak yang dibuat dan bekerja pada lapisan atas sebuah
sistem jaringan.
·
SEJARAH JARINGAN & INTERNET
1. Jaringan Komputer
Ditahun
1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer,
maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. (Lihat Gambar 1.4) Untuk
itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan
nama TSS (Time Sharing System), dan untuk pertama kali terbentuklah
jaringan (network) komputer pada lapis aplikasi.
Pada
sistem TSS beberapa terminal terhubung ke sebuah host komputer. Dalam proses
TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang
pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Pada
tahun 1957 Advanced Research Projects Agency (ARPA) dibentuk oleh Departement
of Defence (DoD) USA, 1967 disain awal dari ARPANET diterbitkan dan tahun 1969
DoD menggelar pengembangan ARPANET dengan mengadakan riset untuk menghubungkan
sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik (program ini dikenal dengan
nama ARPANET).
Dalam
proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara
seri untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara paralel disetiap
host komputer. Pada proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam
antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus
didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam
satu perintah dari komputer pusat.
Selanjutnya
ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses
distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai
beragam, dari mulai menangani proses bersama-sama maupun komunikasi antar
komputer (Peer to Peer System) tanpa melalui kendali komputer pusat.
Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan
sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian
besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan satu sama lain, hingga
terbentuklah jaringan raksasa WAN.
Asal
usulnya yaitu Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang
disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka
mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis
UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran
telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar
informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan
menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan
awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem
jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah
vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk
menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat
mudah dihancurkan.
Pada
mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research
Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana
mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET
diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini
berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Tahun kejadian penting
Tahun 1957 Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar
angkasa, Sputnik. 1958 Sebagai buntut dari "kekalahan"
Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan
di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects
Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu
pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah
teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah 1965 Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson. 1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet" 1972-1974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up
1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi
dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University
College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia
TUJUAN
DAN MANFFATJARINGAN KOMPUTER
1. Tujuan / Manfaat Jaringan
Komputer
Manfaat
jaringan komputer bagi user dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: untuk
kebutuhan perusahaan, dan jaringan untuk umum.
Resource
sharing yang bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data dapat
digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan.
Saving
Money (Penghematan uang/anggaran): Perangkat dan data yang dapat dishare akan
membuat penghematan anggaran yang cukup besar, karena tidak perlu membeli
perangkat baru untuk dipasang ditiap-tiap unit komputer
High
reliability (kehandalan tinggi): Sistem Informasi Manajemen Kantor Terpadu atau
Sistem Pelayanan Satu Atap dengan teknologi client-server, internet maupun
intranet dapat diterapkan pada jaringan komputer, sehingga dapat memberikan
pelayanan yang handal, cepat dan akurat sesuai kebutuhan dan harapan.
b.Manfaat jaringan komputer
untuk umum:
Jaringan
komputer akan memberikan layanan yang berbeda kepada pengguna di rumah-rumah
dibandingkan dengan layanan yang diberikan pada perusahaan. Terdapat tiga hal
pokok yang mejadi daya tarik jaringan komputer pada perorangan
yaitu:
1.
access ke informasi yang berada di
tempat lain (seperti akses berita terkini, info e-goverment, e-commerce atau
e-business, semuanya up to date).
2.
komunikasi person to person
(seperti e-mail, chatting, video conferene dll).
3.
Hiburan interaktif (seperti nonton acara
tv on-line, radio streaming, download film atau lagu, dll).
Manfaat Jaringan Komputer
1.
Manfaat
Jaringan Komputer memungkinkan
beberapa komputer berbagi satu perangkat keras misalnya printer. Hal Ini dapat
menghemat biaya membeli printer untuk setiap
2.
komputer karena setiap komputer
yang dikaitkan dapat dihubungkan dengan satu printer saja.
3.
Jaringan memungkinkan setiap
orang berbagi informasi, data dan juga program.Perangkat lunak tidak lagi perlu
diinstall di setiap komputer karena
4.
program-program yang ada dalam
satu komputer bisa digunakan dengan komputer-komputer lain yang dikaitkan.
5.
Jaringan ini memungkinkan
hubungan efektif menggunakan e-mail (E-Mail).
6.
Jaringan memungkinkan
informasi-informasi dalam database perusahaan diperolehdengan cepat.
7.
Jaringan ini memastikan keamanan
informasi.
Karena Kelebihan yang dimiliki
oleh jaringan
komputer ini,
maka hampir semua perusahaan-perusahaan dan lokasi bisnis lainnya menggunakan
manfaat jaringan komputer ini
http://pengertianjaringankomputer.wordpress.com/2011/11/27/pengertian-dan-manfaat-jaringan-komputer/
MASALAH-MASALAH SOSIAL YANG
DITIMBULKAN DARI JARINGAN KOMPUTER (INTERNET)
Penggunaan
jaringan oleh masyarakat luas akan menyebabkan timbulnya masalah-masalah
sosial, etika, politik, maupun ekonomi yang tak terelakkan. Internet telah
masuk ke segala penjuru kehidupan masyarakat, semua orang dapat
memanfaatkannya tanpa memandang status sosial, usia, juga jenis kelamin.
Penggunaan
internet tidak akan menimbulkan masalah selama subyeknya terbatas pada
topik-topik teknis, pendidikan atau hobi, juga hal-hal yang masih dalam batas
norma-norma kehidupan, tetapi kesulitan mulai muncul bila suatu situs di
internet mempunyai topik yang sangat menarik perhatian orang, seperti
pertentangan politik, agama, sex, dll.
Koneksi
jaringan komputer/internet ini juga akan menimbulkan masalah ekonomi yang
serius bila teknologinya dimanfaatkan oleh fihak-fihak tertentu yang ingin
mengambil keuntungan pribadi namun merugikan fihak lain, misalnya kegiatan
carding, download software komersil secara ilegal dll.
Gambar-gambar
yang dipasang disitus-situs internet mungkin merupakan sesuatu yang biasa bagi
sebahagian orang, namun sangat mengganggu bagi sebagian orang lain (karena bisa
menimbulkan masalah SARA).
Selain
itu, bentuk pesan-pesan tidaklah terbatas hanya pesan tekstual saja. Foto
berwarna dengan resolusi tinggi dan bahkan videoclip singkatpun sekarang sudah
dapat dengan mudah disebar-luaskan melalui jaringan komputer.
Sebagian
orang dapat bersikap acuh tak acuh, tapi bagi sebagian lainnya pemasangan
materi tertentu (misalnya pornografi) merupakan sesuatu yang tidak dapat
diterima.
JENIS-JENIS JARINGAN
Secara umum jaringan komputer terbagi
menjadi 3 jenis jaringan yaitu :
Jenis-Jenis Jaringan Komputer
Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru dan
istimewa. Hampir setiap kantor, perusahaan, lembaga, atau sekolah
menggunakannya untuk memperlancar pertukaran data dan informasi. Berdasarkan
cakupannya,jaringan komputer dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu
sebagai berikut.
1. Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network - LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan sejumlah komputer
yang saling dihubungkan di suatu areal yang tidak begitu luas, seperti di dalam
kantor, kampus, atau perusahaan yang biasanya berjarak tidak lebih dari satu
kilometer. LAN banyak digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi
(PC) guna mempermudah pertukaran data dan berbagi pakai (memakai bersama)
peralatan seperti printer.

Keuntungan Jaringan LAN :
1. Pertukaran file dapat dilakukan dengan
mudah (File Sharing).
2. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh
semua client (Printer Sharing).
3. File-file data dapat disimpan pada server,
sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari
semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan
sehingga keamanan data terjamin.
4. File data yang keluar/masuk dari/ke server
dapat di kontrol.
5. Proses backup data menjadi lebih mudah dan
cepat.
6. Resiko kehilangan data oleh virus komputer
menjadi sangat kecil sekali.
7. Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan
dengan menggunakan E-Mail & Chat.
8. Bila salah satu client/server terhubung
dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat
mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.
2. Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network - MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan
versi LAN yang berukuran lebih besar dan menggunakan teknologi yang sama dengan
LAN. MAN sering digunakan untuk menghubungkan kantor-kantor perusahaan atau
instansi yang letaknya berjauhan, misalnya dari satu kota dengan kota yang
lain. MAN mampu menunjang komunikasi data dan suara, bahkan dapat dihubungkan
dengan jaringan televisi kabel. Contoh jaringan MAN yaitu jaringan yang
menghubungkan sebuah bank dengan beberapa kantor cabang yang ada di kota lain,
misalnya suatu bank yang berkantor di Jakarta dengan kantor cabang di wilayah
Bogor dan Tangerang.
3. Jaringan Komputer Luas (Wide Area Network - WAN)
Wide Area Network (WAN) mencakup daerah geografis yang
luas, seringkali mencakup sebuah negara atau benua.WAN terdiri dari kumpulan
mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program aplikasi.
Kita akan mengikuti penggunaan tradisional dan menyebut
mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System kadang-kadang
juga digunakan dalam literatur. Host dihubungkan dengan sebuah subnet
komunikasi, atau cukup disebut subnet. Tugas subnet adalah membawa pesan dari
host ke host lainnya, seperti halnya sistem telepon yang membawa isi
pembicaraan dari pembicara ke pendengar. Dengan memisahkan aspek komunikasi
murni sebuah jaringan (subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan
lengkap menjadi jauh lebih sederhana. Pada sebagian besar WAN, subnet terdiri
dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi
(disebut juga sirkuit, channel, atau trunk) memindahkan bit-bit dari satu mesin
ke mesin lainnya.
Element switching adalah
komputer khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua kabel transmisi atau
lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element switching harus memilih kabel pengirim untuk
meneruskan pesan-pesan tersebut. Sayangnya tidak ada terminologi standart dalam
menamakan komputer seperti ini. Namanya sangat bervariasi disebut paket switching node,intermidiate system,
data switching exchange dan sebagainya.
Gambar II.4 Bebarapa topologi subnet untuk poin-to-point .
(a)Bintang (b)Cincin (c)Pohon (d)Lengkap (e) Cincin berinteraksi
(f)Sembarang.
Subnet yang mengandung prinsip seperti ini disebut subnet
point-to-point, store-and-forward, atau packet-switched. Hampir semua WAN
(kecuali yang menggunakan satelit) memiliki subnet store-and-forward.
Di dalam menggunakan subnet point-to-point, masalah
rancangan yang penting adalah pemilihan jenis topologi interkoneksi router.
Gambar 1.3 menjelaskan beberapa kemungkinan topologi. LAN biasanya berbentuk
topologi simetris, sebaliknya WAN umumnya bertopologi tak menentu.
Keuntungan Jaringan WAN.
a. Server kantor pusat dapat berfungsi
sebagai bank data dari kantor cabang.
b. Komunikasi antar kantor dapat menggunakan
E-Mail & Chat.
c. Dokumen/File yang biasanya dikirimkan
melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file
dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan
dalam jangka waktu yang sangat cepat.
d. Pooling Data dan Updating Data antar
kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.
Berbicara
masalah jaringan komputer yang terbaru tidak lepas dari jaringan Wireless.
Jaringan Tanpa Kabel (Wireless) berikut ini aka saya jelaskan tentang apa dan bagaimana yang
dikatakan jaringan komputer yang terbaru.
Definisi Jaringan WLAN
Jaringan lokal tanpa kabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel
di mana media transmisinya menggunakan frekuensi radio (RF) dan infrared (IR), untuk memberi sebuah koneksi
jaringan ke seluruh pengguna dalam area di sekitarnya. Area jangkauannya dapat
berjarak dari ruangan kelas ke seluruh kampus atau dari kantor ke kantor yang
lain dan berlainan gedung. Piranti yang umumnya digunakan untuk jaringan WLAN termasuk di dalamnya adalah PC, Laptop, PDA, telepon seluler, dan lain
sebagainya. Teknologi WLAN memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna mobile dapat menggunakan telepon
seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu pengguna laptop bisa terhubung ke internet ketika
mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.
Kelebihan dan Kekurangan WLAN
§
Kelebihan WLAN
Mobilitas
tinggi
WLAN memungkinkan klien untuk mengakses informasi secara real-time di mana pun lokasinya selama
dalam jangkauan WLAN. Mobilitas yang tinggi tentunya dapat meningkatkan kualitas
layanan dan produktivitas.
Kemudahan
dan kecepatan instalasi
Instalasi WLAN sangat mudah dan cepat karena
dapat dilakukan tanpa harus menarik dan memasang kabel melalui dinding ataupun
atap.
Fleksibel
Teknologi WLAN memungkinkan untuk membangun
jaringan di mana kabel tidak dapat atau tidak memungkinan untuk digunakan.
Menurunkan biaya kepemilikan
Meskipun biaya investasi awal untuk perangkat keras WLAN lebih mahal daripada LAN, tapi biaya instalasi dan
perawatan jaringan WLAN lebih murah, sehingga secara total dapat menurunkan besar biaya kepemilikan.
Scalable, WLAN dapat menggunakan berbagai topologi jaringan sesuai dengan
kebutuhan, mulai dari jaringan independen yang hanya terdiri dari beberapa
klien saja, sampai jaringan infrastruktur yang terdiri dari ratusan bahkan
ribuan klien.
§
Kekurangan WLAN
Delay yang
besar;
Biaya
peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan
memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya
jaringan);
Adanya
masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi;
Kapasitas
jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat
diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien);
MODEL REFERNSI OSI DAN STANDARISASI
Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai
macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui
berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk
berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang
dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi
interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani
masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat
aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System
Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat
telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam
mengembangkan protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan,
mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak
hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan
Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi
OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
MODEL OSI
|
TCP/IP
|
PROTOKOL TCP/IP
|
|||
NO.
|
LAPISAN
|
NAMA PROTOKOL
|
KEGUNAAN
|
||
7
|
Aplikasi
|
Aplikasi
|
DHCP (Dynamic Host
Configuration Protocol)
|
Protokol untuk
distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
|
|
DNS (Domain Name
Server)
|
Data base nama
domain mesin dan nomer IP
|
||||
FTP (File Transfer
Protocol)
|
Protokol untuk
transfer file
|
||||
HTTP (HyperText
Transfer Protocol)
|
Protokol untuk
transfer file HTML dan Web
|
||||
MIME (Multipurpose Internet
Mail Extention)
|
Protokol untuk
mengirim file binary dalam bentuk teks
|
||||
NNTP (Networ News
Transfer Protocol)
|
Protokol untuk
menerima dan mengirim newsgroup
|
||||
POP (Post Office
Protocol)
|
Protokol untuk
mengambil mail dari server
|
||||
SMB (Server Message
Block)
|
Protokol untuk
transfer berbagai server file DOS dan Windows
|
||||
6
|
Presentasi
|
SMTP (Simple Mail
Transfer Protocol)
|
Protokol untuk
pertukaran mail
|
||
SNMP (Simple Network
Management Protocol)
|
Protokol untuk
manejemen jaringan
|
||||
Telnet
|
Protokol untuk akses
dari jarak jauh
|
||||
TFTP (Trivial FTP)
|
Protokol untuk
transfer file
|
||||
5
|
Sessi
|
NETBIOS (Network
Basic Input Output System)
|
BIOS jaringan
standar
|
||
RPC (Remote
Procedure Call)
|
Prosedur pemanggilan
jarak jauh
|
||||
SOCKET
|
Input Output untuk
network jenis BSD-UNIX
|
||||
4
|
Transport
|
Transport
|
TCP (Transmission
Control Protocol)
|
Protokol pertukaran
data berorientasi (connection oriented)
|
|
UDP (User Datagram
Protocol)
|
Protokol pertukaran
data non-orientasi (connectionless)
|
||||
3
|
Network
|
Internet
|
IP (Internet
Protocol)
|
Protokol untuk
menetapkan routing
|
|
RIP (Routing
Information Protocol)
|
Protokol untuk
memilih routing
|
||||
ARP (Address
Resolution Protocol)
|
Protokol untuk
mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
|
||||
RARP (Reverse ARP)
|
Protokol untuk
mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
|
||||
2
|
Datalink
|
LLC
|
Network Interface
|
PPP (Point to Point
Protocol)
|
Protokol untuk point
ke point
|
SLIP (Serial Line
Internet Protocol)
|
Protokol dengan
menggunakan sambungan serial
|
||||
MAC
|
Ethernet, FDDI,
ISDN, ATM
|
||||
1
|
Fisik
|
||||
Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan
protokol Internet
Standarisasi masalah jaringan tidak hanya
dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya
seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National
Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology
Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of
Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya
bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE.
Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak
membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel
2.
WORKING GROUP
|
BENTUK KEGIATAN
|
IEEE802.1
|
Standarisasi interface lapisan atas
HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk
MAC (Medium Access Control) dan LLC
(Logical Link Control)
|
IEEE802.2
|
Standarisasi lapisan LLC
|
IEEE802.3
|
Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD
(10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)
|
IEEE802.4
|
Standarisasi lapisan MAC untuk Token
Bus
|
IEEE802.5
|
Standarisasi lapisan MAC untuk Token
Ring
|
IEEE802.6
|
Standarisasi lapisan MAC untuk
MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed
Queue Dual Bus.)
|
IEEE802.7
|
Grup pendukung BTAG (Broadband
Technical Advisory Group) pada LAN
|
IEEE802.8
|
Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic
Technical Advisory Group.)
|
IEEE802.9
|
Standarisasi ISDN (Integrated Services
Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN
|
IEEE802.10
|
Standarisasi masalah pengamanan
jaringan (LAN Security.)
|
IEEE802.11
|
Standarisasi masalah wireless LAN dan
CSMA/CD bersama IEEE802.3
|
IEEE802.12
|
Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN
|
IEEE802.14
|
Standarisasi masalah protocol CATV
|
Tabel 2. Badan pekerja di IEEE
TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi adalah suatu cara menghubungkan
komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara
yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer
network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan
kekurangannya sendiri.
Topologi BUS

Topologi bus terlihat pada skema di atas.
Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan: Kerugian:
- Hemat kabel - Deteksi dan isolasi kesalahan
sangat kecil
- Layout kabel sederhana - Kepadatan lalu
lintas
- Mudah dikembangkan - Bila salah satu client
rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh
Topologi TokenRING

Topologi TokenRING terlihat pada skema di
atas. Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan
komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan
yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul
dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data
itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
Kerugian:
- Hemat kabel
- Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih kaku
Topologi STAR

Merupakan kontrol terpusat, semua link harus
melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang
dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya
dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan
dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan
hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat
keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:
Keuntungan:
- Paling fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah
dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi
kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian:
- Boros kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer
network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya
tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini
yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara
bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang
di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada
saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di
rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin
memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer
lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian
dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan.
Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana
sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.
kembali ke atas
ETHERNET
Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat
dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD
(Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan
tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel
coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE.
(lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10
sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan
10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base
diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan
diterangkan lebih lanjut kemudian.
Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang
akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang
tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada
tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan
(collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan
(request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak
(random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara
bergantian.
Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host
komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address)
sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan
dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka
berbasis 16,
KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Jaringan komputer (jarkom) adalah
”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih, yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa
kabel (wireless).
Dua unit komputer dikatakan terkoneksi apabila
keduanya bisa saling bertukar data/informasi, berbagi resource yang dimiliki,
seperti: file, printer, media penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash
disk, dll).
Tiap komputer, printer atau
periferal yang terhubung dalam jaringan disebut dengan ”node”. Sebuah
jaringan komputer sekurang-kurangnya terdiri dari dua unit komputer atau lebih.
Peer to peer adalah
suatu model dimana tiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan
resourcenya untuk dipakai PC lain, Tidak ada yang bertindak sebagai
server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan resource komputer yang
terdapat dijaringan, dengan kata lain setiap komputer dapat berfungsi sebagai
client maupun server pada periode yang sama.
Client Server merupakan model jaringan yang
menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan
resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan.
ARTIKEL JARINGAN
KOMPUTER

NAMA ANGGOTA KELOMPOK:
KETRAMPILAN KOMPUTER
DAN PENGELOLAAN INFORMASI [KKPI]
SMK TUNAS HARAPAN PATI
TAHUN PELAJARAN
2012-2013
TEKNIK OTOMASI INDUSTRI




Tidak ada komentar:
Posting Komentar